Minggu, 25 Maret 2012

GUNADARMA SHARIA ECONOMIC EVENT (GSENT 2012)

Assalamu’alaykum warrahmatullahi wabarrakatuh, salam sejahtera untuk kalian semua. Cukup lama sudah nda pernah nulis di blog ini, sekali pengen nulis banyak banged yang pengen di sharing tapi ya itu terkadang malespun datang dengan sangat kuat, hehehe. Yup okey saat ini saya mau berbagi cerita tentang acara Gunadarma Sharia Economic Event 2012, walau acara ini akhir bulan februari kemarin ya nda terlalu basi juga kan. GSENT merupakan agenda tahunan yang diadakan oleh SEF GUNADARMA, acara ini berlangsung selam 3 hari berturut-turut, yaitu 22, 23, 24 Februari 2012. Rangkaian acara ini terdapat lomba artikel, poster dan bazaar di kampus D Univ. Gunadarma, Depok. Kita mulai saja yah acara ini seperti apa.


Hari Pertama
GSENT pertama berlangsung Kamis, 23 Februari’12 secara resmi acara dibuka oleh Pembantu Dekan III Fakulatas Ekonomi UG, Bpk Budi Prijanto, SE, MM. Dalam sambutannya, beliau mengatakan pada dasarnya pihak kampus sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Selain dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa, materi GSENT juga dapat di praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Disamping tidak rugi, juga dapat ridho dari Allah Subhanahu wa ta’ala. Saat beliau memberikan sambutannya saya sangat terharu saat beliau mengatakan “ SEF selalu mempunyai kejutan disetiap acaranya,  entah itu dilihat dari dekorasi panggungnya yang dihiasi dengan lampu”. Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan seminar sesi I yang bertema “Kewirausahaan Ala Rasululloh” pembicaranya adalah Ust. Dr. Muhamad Arifin Baderi (Pembina Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia) dan di moderator oleh ketua SDM SEF Gunadarma Sdr. Mufid Suryani.  Menurut Dr. Muhamad Arifin bin Baderi, pada dasarnya peluang untuk sukses itu dimiliki semua orang. Kuncinya ada dua yakni : kenyamanan (layanan) dan keindahan (penampilan). Dalam memulai suatu usaha, apakah itu berdagang atau berjualan, sedapat mungkin dibuat nyaman dan memberikan pelayanan terbaik kepada konsumen tetap tertarik denga produk usaha tersebut. Setiap muslim ada baiknya berusaha menjadi pedagang. Nabi Daud memperoleh penghasilannya dari pandai besi. Saat ditanya oleh sahabat, “Wahai Rasulullah, penghasilan apa yang paling baik?’’ Beliau menjawab,”Hasil pekerjaan dengan tanganmu sendiri dan setiap perniagaan yang baik”.
Seminar sesi I berakhir pada pukul 12.00 WIB setelah istirahat, makan siang dan solat, kegiatan dilanjutkan dengan seminar sesi II pada pukul 13.00. Yup, seminar saat ini membuat saya sampai tidak makan, karena apa saya disini menjadi MC yang merupakan MC perdana saya. Alhamdulillah semua berjalan lancar walau memang pasti ada kesalahan, tetapi semua sedikit bisa teratasi, okey kita lanjut ceritanya nanti next pasti saya sharing pengalaman mengenai perdana sebagai MC seminar. Lanjut ke GSENT tema yang diangkat pada seminar sesi II ini adalah “ Introducing Islamic Capital Market” dalam sesi ini terdapat 2 narasumber yaitu Ibu Miranti Kartika Dewi, MBA dari Pusat Ekonomi dan Bisnis Ekonomi Syariah (PEBS) FEUI dan Bapak Irwan Abdalloh (Head of Market Development IDX) dan di moderator oleh Ibu Desi Susanti dari Staff Laboratorium Pasar Modal UG. Para pembicara mencoba memperkenalkan materi yang cukup menarik yang berkaitan dengan Islamic Capital Market. Menurut Pak Irwan di Indonesia keberadaan Islamic Capital Market ini belum mendapat perhatian yang serius oleh pemerintah. Regulasi yang berkaitan denga Islamic Capital Market yang telah diterbitkan oleh pemerintah boleh dikata terlambat disbanding Negara-negara lain, seperti Malaysia yang telah menggodok undang-undang Islamic Capital Market sejak tahun 1990. Bandingkan dengan Indonesia yang melahirkan perbankan syariah pertama, Bank Muamalat yang berdiri tahun 1991 yang merupakan tonggak sejarah perbankkan syariah Indonesia. Namun UU perbankkan syariah baru selesai dibahas tahun 2008, kemudian sukuk 2010 lalu.

Hari Kedua
GSENT hari kedua Jum’at 23 Februari’12 dimulai pukul 13.30 dengan agenda utama konferensi mahasiswa. Dalam konferensi ini seluruh yang hadir adalah mahasiswa, baik mereka yang menjadi peserta maupun yang menjadi pembicara. Para pembicara dalam konferensi mahasiswa ini adalah bisa dibilang pemenang lomba artikel yang sudah di seleksi pada hari Sabtu, 4 Februari’12. Secara khusus hadir sebagai peserta konferensi adalah perwakilan dari Ormawa yang ada dilingkungan Universitas Gunadarma seluruhnya. Lomba poster dan lomba artikel ilmiah sendiri sudah dimulai sebelum acara GSENT digelar. Lomba poster terbuka untuk umum perseorangan. Isi atau materi poster bersifat persuasive, menigkatkan kesadaran dan mengajak mahasiswa untuk dapat berperan aktif dalam upaya perbaikan bangsa dengan menjauhi bisnis Riba, mendukung Ekonomi Syariah, menabung di Bank Syariah, belajar Ekonomi Syariah, dan sebagainya. Sementara itu perserta lomba artikel merupakan mahasiswa aktif UG dari semua jurusan dan fakultas. Peserta menulis satu buah artikel bertemakan “Ekonomi Syariah” denga judul bebas. Lomba poster dimenangkan oleh peserta dari UIN dan STIE Tazkia, sedangkan untuk lomba artikel ilmiah, juara 1 diraih oleh Dea Miranti (2011), Juara 2 diraih oleh Christina (2010) dan juara 3 diraih oleh Ari Setiawan (2010).

Hari Ketiga
GSENT hari ketiga berlangsung Sabtu, 24 Februari’12. Pada kesempatan ini secara khusus hadir Dekan Fakultas Ekonomi UG, Ir. Toto Sugiharto, M.sc. Ph.D. hari ketiga diisi dengan seminar sesi I dengan tema “ Peran Guru dan Dosen dalam Sosialisasi Ekonomi Syariah”. Acara ini dilanjutkan dengan seminar sesi II dengan tema, “Indonesia Islamic Bank Outlook 2012”. Acara dimulai dengan sambutan Dekan Fakultas Ekonomi Pak Toto mengatakan bangga dengan kegiatan GSENT yang diselenggarakan oleh SEF. Diakui pak Toto, sampai saat ini Fakultas Ekonomi UG belum memiliki jurusan ekonomi syariah. Harapan beliau, selesai acara ini tidak lantas selesai begitu saja, melainkan ada tindak lanjut yang dapat direkomdasikan menjadi karya nyata. Tak hanya sekedar mengerti dan memahami ekonomi syariah secara teori, tapi dalam kehidupan sehari-hari sebaiknya juga diwarnai oleh syariah. Setelah istirahat dan makan siang acara dilanjutkan dengan seminar sesi II dengan tema “Indonesia Islamic Bank Outlook 2012”. Tampil sebagai pembiacara pada kesempatan kali ini, Ali Sakti dari Direktorat Perbankan Syariah BI dan dimedoreati oleh Dedi Isman, Ketua FoSSEI regional Jabidetabek. Dengan berkahirnya sesi siang ini, maka berakhir pula seluruh rangkaian GSENT 2012.

Cerita kali ini ada yang mengutip dari UG News Vol 9. NO. 03-20 Maret 2012, semoga kalian yang kemarin tidak ikut acaranya bisa membayangkan betapa serunya acara GSENT 2012. Sampai bertemu di GSENT 2013, Insya Allah, EKONOMI SYARIAH !! BISA !! ALLAHU AKBAR !!

Wassalamu'alaykum Warrahmatullahi Wabarrakatuh


Foto-foto saat GSENT 2012


















Tidak ada komentar:

Posting Komentar